tugas merangkum bab 4 dam merangkum bebas

BAB.4 MANUSIA DAN CINTA KASIH

November 8th, 2009 Write Comment Uncategorized

pengertian cinta :

menurut W.J.S Poerwardarminta , Cinta artinya rasa sangat suka ,rasa sayang rasa kasih,rasa sangat tertarik hatinya.

mengapa cinta memegang peranan:

  1. landasan dalam kehidupan perkawinan
  2. pembentukan kluarga dan pemeliharaan
  3. membentuk hubungan yang akrab dalam masyarakat sehingga lebih manusiawi

Menurut Erich from

– cinta itu banyak memberi bukan menerima

– memberi ini merupaklengkap yang palin tinggi dari kemampuan

– dalam memberi yang paling penting sifatnya manusiawi

cinta selalu menyatakan unsur-unsur dasar yaitu

– pengasuhan

– tanggung jawab

– perhatian

– pengenalan

menurut Sarli ada 3 unsur :

– keterikatan

– keintiman

– kemesraan

KASIH SAYANG

yaitu, perasaan sayang,perasaan cinta,dan suka kepada seseorang

Dlam kasih sayang suka/tidak suka seseorang dituntut :

– tanggung jawab

– pengorbanan

– kejujuran

– saling percaya

– saling pengertian

– saling terbuka

Ada beberapa cara memberi kasih

  • orang tua bersifat aktif, si ank pasif

dalam memberi kasih sayang sangat berlebihan berupa moral,materi yang berlebihan

si anak: ya saja tanpa memberi respons

akibatnya anak menjadi takut,minder,kurang berani sehingga idak mampu berdiri sendiri

  • orang tua pasif anak aktif

Orang tua tidak menanggapiapa yang diperbuat da sianak berlebihan memberi kasih sayang kepada orang tua

  • orang tua bersifat pasif dan sianak juga pasif

akibatnya: rumah seperti stasiun,tidak ad kasih sayang,tidak ada tegur sapajika tidak perlu,orang tua hanya memberi materi saja

  • orang tua akif , si anak aktif

orangtua memberi kasih sayang sebanyak banyaknya dan sink sangat intim,mesara,mencintai,menghargai,dan membutuhkan orangtuanya

– dalm kasih sayng tampak sekali seseorang menggendong dan menyusui bayinya

contoh:

– sajak surat dari ibu (karangan asrul sani)

betapa tulusnya cinta kasih ibu kepada anaknya.akn tetapi dapa juga gagal : novel: slah asuhan oleh Abdul Muis

PEMUJAAN

Salah satu manifestasi cinta manusia kpada tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual

BELAS KASIHAN

Dalam sura yohanus ada 3 macam cinta:

  • Cinta egape : cinta manusia kepada tuhannya
  • cinta philio : Cinta kepada ibu bapak
  • Cinta amor/eros : cinta laki-laki dan wanita

Edit

kebudayaan indonesia

November 8th, 2009 Write Comment Uncategorized

Pengertian kebudayaan

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.

Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.

Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Unsur-unsur

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:

  1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
    • alat-alat teknologi
    • sistem ekonomi
    • keluarga
    • kekuasaan politik
  2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
    • sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
    • organisasi ekonomi
    • alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
    • organisasi kekuatan (politik)

Wujud dan komponen

Wujud

Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.

  • Gagasan (Wujud ideal)
    Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.
  • Aktivitas (tindakan)
    Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.
  • Artefak (karya)
    Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.

Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.

Komponen

Berdasarkan wujudnya tersebut, kebudayaan dapat digolongkan atas dua komponen utama:

  • Kebudayaan material
    Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhisalan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci.
  • Kebudayaan nonmaterial
    Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional

 

 

 

 

 

 

 

Hubungan antara unsur-unsur kebudayaan

Komponen-komponen atau unsur-unsur utama dari kebudayaan antara lain:

Peralatan dan perlengkapan hidup (teknologi)

Teknologi merupakan salah satu komponen kebudayaan.

Teknologi menyangkut cara-cara atau teknik memproduksi, memakai, serta memelihara segala peralatan dan perlengkapan. Teknologi muncul dalam cara-cara manusia mengorganisasikan masyarakat, dalam cara-cara mengekspresikan rasa keindahan, atau dalam memproduksi hasil-hasil kesenian.

Masyarakat kecil yang berpindah-pindah atau masyarakat pedesaan yang hidup dari pertanian paling sedikit mengenal delapan macam teknologi tradisional (disebut juga sistem peralatan dan unsur kebudayaan fisik), yaitu:

 

 

Sistem mata pencaharian hidup

Perhatian para ilmuwan pada sistem mata pencaharian ini terfokus pada masalah-masalah mata pencaharian tradisional saja, di antaranya:

Sistem kekerabatan dan organisasi sosial

Sistem kekerabatan merupakan bagian yang sangat penting dalam struktur sosial. Meyer Fortes mengemukakan bahwa sistem kekerabatan suatu masyarakat dapat dipergunakan untuk menggambarkan struktur sosial dari masyarakat yang bersangkutan. Kekerabatan adalah unit-unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang memiliki hubungan darah atau hubungan perkawinan. Anggota kekerabatan terdiri atas ayah, ibu, anak, menantu, cucu, kakak, adik, paman, bibi, kakek, nenek dan seterusnya. Dalam kajian sosiologiantropologi, ada beberapa macam kelompok kekerabatan dari yang jumlahnya relatif kecil hingga besar seperti keluarga ambilineal, klan, fatri, dan paroh masyarakat. Di masyarakat umum kita juga mengenal kelompok kekerabatan lain seperti keluarga inti, keluarga luas, keluarga bilateral, dan keluarga unilateral.

Sementara itu, organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.

Bahasa

Bahasa adalah alat atau perwujudan budaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi atau berhubungan, baik lewat tulisan, lisan, ataupun gerakan (bahasa isyarat), dengan tujuan menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya atau orang lain. Melalui bahasa, manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, tata krama masyarakat, dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuk masyarakat.

Bahasa memiliki beberapa fungsi yang dapat dibagi menjadi fungsi umum dan fungsi khusus. Fungsi bahasa secara umum adalah sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi dan adaptasi sosial. Sedangkan fungsi bahasa secara khusus adalah untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari, mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah kuno, dan untuk mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

Kesenian

Karya seni dari peradaban Mesir kuno.

Kesenian mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga. Sebagai makhluk yang mempunyai cita rasa tinggi, manusia menghasilkan berbagai corak kesenian mulai dari yang sederhana hingga perwujudan kesenian yang kompleks.

KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN

November 8th, 2009 Write Comment Uncategorized

B.ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA

Dalam kesusastraan indonesia kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru

Prosa lama meliputi:

  • dongeng-dongeng
  • hikayat
  • sejarah
  • epos
  • cerita pelipur lara

Prosa baru meliputi:

  • cerita pendek
  • roman/novel
  • biografi
  • kisah
  • otobiografi

C.NILAI-NILAI DALAM PROSA FIKSI

Ada pun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra,antara lain:

  1. Prosa fiksi memberikan kesenangan
  2. prosa fiksi memberikan informasi
  3. prosa fiksi memberikan warisan kultural
  4. prosa memberikan keseimbangan wawasan

D.ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PUISI

Kepuitisa ,keartistikan atau keestetikaan bahasa puisi disebabkan oleh kreatifias penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :

  1. Figura bahasa seperti gaya personifikasi,metafora,perbandingan alegori dan sebagainya sehingga puisi menjadi segar ,hidup,menarik dan memberi kejelasan gambaran angan]
  2. kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda,banyak tafsir
  3. kata-kaa berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu,berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau
  4. kata-kata yng konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu
  5. pengulangan yng berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan .sehinnga lebih menggugah hati

Adapun alasan -alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan ilmu budaya dasr adalah sebagai berikut:

  1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
  2. puisi keinsyafan/kesadaran individual
  3. puisi dan keinsyafan sosial

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: